7 November 2023

Puasa Ayyamul Bidh: Panduan Lengkap dan Tata Cara

Puasa Ayyamul Bidh: Panduan Lengkap dan Tata Cara

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tiga hari tengah bulan Islam (13, 14, dan 15). Meskipun tidak ada niat khusus yang disebutkan dalam hadis untuk puasa Ayyamul Bidh, umumnya niat puasa sunnah dianggap mencukupi. Cara niat dan tata cara puasa sebagai berikut:

Niat puasa Ayyamul Bidh di bulan Rabiul Akhir dapat dilakukan pada malam sebelum tidur atau pada pagi hari sebelum terbit fajar.

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Niatnya adalah sebagai berikut:

ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ุฃูŽูŠูŽู‘ุงู…ู ุงู„ู’ุจููŠุถู ุณูู†ูŽู‘ุฉู‹ ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Nawaitu shauma ayyรขmil bidh sunnatan lillรขhi taโ€™รขlรข.

Artinya: โ€œSaya niat puasa Ayyamul Bidh sunnah karena Allah taโ€™รขlรข.โ€

Baca Juga: Eksistensi Pesantren Semakin Kuat

Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah, sebagai berikut:

1.       Berniat puasa sebelum terbit fajar.

2.     Menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan berhubungan suami istri, dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

3.       Mengerjakan shalat fardhu dan shalat sunnah.

4. ย  ย  ย  Memperbanyak membaca Al-Qurโ€™an dan berzikir.

Dalil tentang Puasa Ayyamul Bidh

Kita, umat Islam โ€“ kata para ulama โ€“ disunnahkan berpuasa dalam sebulan tiga kali. Dan, kata para ulama, yang lebih utama adalah dilakukan puasa itu pada ayyรขmul bidh, yaitu pada hari ke-13, 14, dan 15 dari bulan Hijriyah (Qamariyah). Puasa itu disebut shiyรขm ayyamil bidh (puasa hari-hari putih), karena pada malam-malam tersebut bulan purnama tengah bercahaya dengan cahaya (rembulan) yang putih.

Bahkan, kata โ€˜Abdullah bin โ€˜Amr bin Al-โ€˜Ash, Rasulullah shallallahuโ€˜alaihi wa sallam pernah bersabda, โ€œPuasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.โ€ (Hadits Riwayat. Al-Bukhari, Shahรฎh al-Bukhรขriy, juz III, hal. 53, hadits no. 1979)

Apabila seseorang berpuasa, tetapi tidak dilaksanakan pada hari-hari tersebut akan tetapi dilakukan di awal, tengah (yang bukan tanggal-tanggal tersebut) atau akhir bulan maka ini tidak bisa digolongkan ke dalam shiyรขm ayyรขmil bidh, tetapi itu tetap bisa digolongkan ke dalam puasa 3 hari setiap bulan, sebagaimana hadits yang berasal dari โ€˜Aisyah radhiyallรขhu โ€˜anhรข, ketika menjawab pertanyaan dari seorang perempuan yang bernama Muโ€™adzah, berikut ini:ย 

Baca Juga: Pondok Pesantren Terbaik di Jawa Timur

โ€œApakah Rasulullah shallallรขhu โ€˜alaihi wa sallam senantiasa berpuasa tiga hari setiap bulannya?โ€ โ€˜Aisyah menjawab, โ€œIya.โ€ Aku (Muโ€™adzah) pun lalu bertanya lagi: โ€œPada hari apa beliau melakukan puasa tersebut?โ€ โ€˜Aisyah menjawab, 3 โ€œBeliau tidak peduli pada hari apa beliau puasa (artinya semau beliau, pen).โ€ (Hadits Riwayat At-Tirmidzi, Sunan at-Tirmidzi, juz III, hal. 135, hadits no. 763) 

Keutamaan Puasa Ayamul Bidh

Puasa ini memiliki keutamaan (fadhilah) seperti puasa sepanjang tahun bagi yang dapat melaksanakannya selama tiga hari. Sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Dzar ra menjadi dalil atasnya. 

Disebutkannya, Nabi Muhammad saw bersabda: โ€˜Siapa saja yang berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka puasa tersebut seperti puasa sepanjang tahun. Kemudian Allah menurunkan ayat dalam kitabnya yang membenarkan hal tersebut. 

โ€˜Siapa saja yang datang dengan kebaikan maka baginya pahala 10 kali lipatnyaโ€™ [QS al-Anโ€™am: 160]. “Satu hari sama dengan 10 hari.โ€ (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi. Ia berkata: โ€œHadits ini hasan.โ€ Ibnu Majah juga menilainya sebagai hadits shahih dari jalur riwayat Abu Hurairah ra). (Iโ€™รขnatut Thรขlibรฎn Juz II)

=============================================================================================================

Ingin Kelola Manajemen Pesantren secara Digital?

Coba aplikasiย manajemen pesantren secara GRATIS diย 

demo.epesantren.co.id

Atau

Hubungi admin kami di

+62 857-0130-3000

Share this post:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Temukan lebih banyak artikel