Mencegah Kehilangan Data Sekolah dengan Aplikasi Sekolah Online

Mencegah Kehilangan Data Sekolah dengan Aplikasi Sekolah Online

Hilangnya data bukanlah sesuatu yang bisa direncanakan. Bisa jadi itu menjadi sebuah bencana bagi sebagian orang.  Lalu, tahukah kalian bila menyimpan data di Flashdisk, PC, ataupun Laptop memiliki resiko kehilangan data lebih besar dan mengapa hal tersebut bisa terjadi? Berikut alasannya: 1. Data Dapat Terhapus Permanen Tanpa Disengaja Ada dari Anda yang pernah mengalami kejadian ini? Pasti banyak orang yang membuat kesalahan ini. Terkadang, kita ingin menghapus data, namun setelah file dihapus bukan data yang dimaksud yang akan dihapus. Sebagai contoh, ketika Anda melakukan pembersihan data secara rutin tiap minggu/bulan, terkadang ada satu kesalahan data penting ikut terhapus. 2. Resiko Terserang Virus dan Malware Ketika Anda menggunakan perangkat, bukan berarti Anda sudah aman dari pencurian data. Program jahat yang dikirimkan ke komputer Anda juga bisa menjadi salah satu hilang/rusaknya data. 3. Kerusakan Hard Drive Hard Drive adalah salah satu komponen komputer yang sangat sensitif dan rentan. Alasannya adalah Hard Drive terdiri dari banyak bagian yang berjalan. Meskipun ada cara memulihkan Hard Drive, Anda juga harus mengeluarkan biaya lebih mahal. Baca Juga: Penerapan Tata Kelola Keuangan Pesantren yang Baik 4. Pemadaman Listrik secara Tiba-Tiba Listrik padam secara tiba-tiba sudah sangat sering terjadi di Indonesia. Bukan hanya di pojok desa, pemadaman listrik secara tiba-tiba juga sering terjadi di Kota. Padamnya listrik ketika PC/Laptop/Server ini dalam posisi hidup, akan membuat data Corrupt atau Error. 5. Perangkat Terkena Cairan Bila tidak sengaja air minum yang masih penuh satu gelas tersiram ke laptop, apa yang terjadi? Laptop menjadi bermasalah.  Bila kejadian di atas terjadi, Anda masih yakin untuk menyimpan data sekolah di perangkat Flashdisk, PC, atau Laptop? Tentu saja tidak. Mau tau solusinya? Dari kelima alasan di atas, ternyata ada loh solusi untuk menyimpan data dengan resiko kehilangannya kecil yaitu penyimpanan cloud. Cloud merupakan media penyimpanan file berbasis daring atau digital yang akses datanya tinggal konek ke internet saja.  Jadi kalian tim mana nih, menyimpan data di Perangkat atau Cloud? Rekomendasi Aplikasi Salah satu aplikasi sekolah online yang dapat memudahkan kegiatan mengatur manajemen sekolah berbasis pondok adalah ePesantren. Pada dasarnya ePesantren merupakan aplikasi sekolah online berbasis web dan memiliki keunggulan notifikasi WhatsApp serta Android untuk wali santri. Sehingga, wali dapat memantau informasi tentang anak dan kegiatan pondok dalam genggamannya. Bila Anda tertarik dengan ePesantren, Anda dapat menghubungi CP di bawah untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap. Atau coba demo aplikasi secara gratis di demo.epesantren.co.id Ingin mengelola sekolah berbasis pondok secara mudah dengan Aplikasi Sekolah Online? MULAI BERLANGGANAN EPESANTREN SEKARANG. Info Lainnya Hubungi: Telp/WhatsApp : wa.me/6285701303000 IG, FB, YT : @epesantren

Inilah Prinsip Dasar Manajemen Keuangan Pesantren

Inilah Prinsip Dasar Manajemen Keuangan Pesantren

Perlukah prinsip untuk mengelola manajemen keuangan pesantren ? Berikut prinsip yang bisa kalian terapkan di manajemen keuangan pesantren Anda: Prinsip Dasar Manajemen Keuangan Pesantren 1. Transparansi Artinya keterbukaan. Transparan di bidang manajemen berarti adanya keterbukaan dalam mengelola suatu kegiatan. Di lembaga pendidikan, bidang manajemen keuangan yang transparan berarti adanya keterbukaan dalam manajemen keuangan lembaga pendidikan, yaitu keterbukaan sumber keuangan dan jumlahnya, rincian penggunaan, dan pertanggungjawabannya harus jelas sehingga bisa memudahkan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengetahuinya. 2. Akuntabilitas Kondisi seseorang yang dinilai oleh orang lain karena kualitas performansinya dalam menyelesaikan tugas untuk mencapai tujuan yang menjadi tanggung jawabnya itu adalah akuntabilitas. Akuntabilitas di dalam manajemen keuangan berarti penggunaan uang sekolah dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Berdasarkan perencanaan yang telah ditetapkan dan peraturan yang berlaku maka pihak sekolah membelanjakan uang secara bertanggung jawab. 3. Efektivitas Efektif seringkali diartikan sebagai pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Garner(2004) mendefinisikan efektivitas lebih dalam lagi, karena sebenarnya efektivitas tidak berhenti sampai tujuan tercapai tetapi sampai pada kualitatif hasil yang dikaitkan dengan pencapaian visi lembaga. Efektivitas lebih menekankan pada kualitatif outcomes. Manajemen keuangan dikatakan memenuhi prinsip efektivitas kalau kegiatan yang dilakukan dapat mengatur keuangan untuk membiayai aktivitas. 4. Efisiensi Perbandingan yang terbaik antara masukan (input) dan keluaran (out put) atau antara daya dan hasil itu adalah efisiensi. Perbandingan tersebut dapat dilihat dari dua hal:a. Dilihat dari segi penggunaan waktu, tenaga dan biaya:Ragam efisiensi dapat dijelaskan melalui hubungan antara penggunaan waktu, tenaga, biaya dan hasil yang diharapkanb. Dilihat dari segi hasilSegi hasil dapat dikatakan efisien kalau dengan penggunaan waktu, tenaga dan biaya tertentu memberikan hasil sebanyak-banyaknya baik kuantitas maupun kualitasnya. Agar prinsip manajemen keuangan pesantren dapat terlaksana dengan baik, maka pengurus membutuhkan sebuah sistem yang membantu memudahkan pengelolaan manajemen keuangan sesuai prinsip. Berikut sistem yang dapat digunakan adalah ePesantren. Untuk mengetahui fungsi maksimal sistem ini Anda dapat mencoba demonya secara GRATIS demo.epesantren.co.id

Masalah yang Sering Dihadapi saat Manajemen Data

Masalah yang Sering Dihadapi saat Manajemen Data

Apa itu Manajemen Data? Manajemen data adalah suatu kegiatan manajerial menjalankan tugas mengelola data agar bisa memenuhi keperluan informasi yang dibutuhkan lembaga. Dalam manajemen data, harus dipastikan bahwa data tersebut aktual, akurat, aman, dan tersedia untuk semua pihak yang berkepentingan dalam lembaga.  Manajemen data menjadi salah satu hal yang penting dan harus ada dalam lembaga termasuk pesantren. Tujuannya adalah untuk mengelola seluruh informasi dalam pesantren dapat terkelola baik. Proses yang dilakukan mulai dari mengumpulkan data, menyimpan, merawat atau memelihara, hingga memastikan seluruh data tersimpan dengan aman. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa dalam prakteknya seringkali mengalami masalah. Berbagai kendala sering muncul di tengah-tengah kegiatan. Siapapun yang diberikan tugas harus mampu meng-handle kegiatan tersebut. Berikut ini permasalahan yang sering terjadi dalam manajemen data. Permasalahan saat Manajemen Data 1. Struktur Pendataan Tidak Jelas Perlu diadakan standarisasi dalam operasional sebuah pesantren. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua aktivitas yang dilakukan memiliki output yang sesuai dengan permintaan. Begitu pula dalam manajemen pendataan. Dengan pendataan yang terstruktur maka data dapat dibaca atau diartikan sama meskipun orang yang membaca berbeda. Jadi, tidak ada yang namanya nama sulit dipahami. Menerapkan standarisasi penyusunan data pesantren akan membuat seluruh data dapat disajikan dalam bentuk yang seragam.  2. Manajemen Data masih Konvensional Masih banyak pelaku usaha yang lebih menginginkan manajemen data dikerjakan oleh tenaga manusia. Tentu tidak ada salahnya. Namun, tidak dapat dibantahkan bahwa human error sering kali terjadi.  Berbeda halnya bila pengelolaan data dilakukan oleh sebuah sistem. Seluruh data akan dikelola secara otomatis dan mampu meminimalisir risiko human error. Dengan manajemen data yang masih konvensional juga akan meningkatkan risiko kehilangan data, pasalnya data masih dicatat dan disimpan secara manual.  Baca Juga: Proses Membuat Laporan Keuangan Pesantren 3. Data Ganda sering Ditemukan Permasalahan yang sering terjadi selanjutnya adalah masalah data ganda. Seringkali terjadi lebih dari satu data yang sama masuk dalam database. Ini biasa terjadi karena kurangnya koordinasi antara satu bagian dengan bagian yang lainnya di pesantren. 4. Letak Penyimpanan yang Berbeda Sering kali letak penyimpanan data tidak dalam satu lokasi yang sama baik penyimpanan di rak maupun folder dalam komputer. Hal ini jelas akan menghambat orang yang memerlukan data tersebut, perlu mencarinya terlebih dahulu dan tentu akan memakan waktu yang lama. 5. Kurangnya Pengawasan Perlu dilakukan pengawasan atau pengecekan secara berkala untuk mengetahui apakah kegiatan pengelolaan data di pesantren berjalan dengan baik. Bila harus keluar kota bagaimana cara mengeceknya? Ini menjadi pertanyaan banyak orang. Bila pesantren menggunakan sebuah sistem otomatis, maka pemantauan dapat dilakukan walaupun pemilik berada di luar kota. Solusi Manajemen Data Terstruktur Rapi Untuk dapat mengelola manajemen data dengan baik, diperlukan bantuan sistem yang mempermudah pengelolaan data. Salah satu sistem yang dapat membantu pesantren dalam pengelolaan data adalah ePesantren. Dengan ePesantren data kesantrian, kepegawaian, keuangan, dan akademik akan terkelola dengan baik. Data pun akan terhindar dari adanya data hilang karena penyimpanan sistem ini terhubung dengan cloud. Data pun tidak akan tersebar di berbagai penyimpanan, semua dapat diakses dalam satu sistem. Pemilik pesantren tetap dapat mengawasi pengelolaan data karena ePesantren dapat dibuka di mana saja dan kapan saja menggunakan internet. Jadi tunggu apalagi? Coba demonya secara GRATIS  demo.epesantren.co.id atau Hubungi Admin Kami +62 857-0130-3000

Tiga Jenis Sabar

Tiga Macam Jenis Sabar

Syekh Ibnu Abid Dunya (208-281 H) mencantumkan dalam karyanya as-Shabru wa TsaTsawâb ‘alaihi, sebuah hadits riwayat Sayyidina Ali bin Abi Thalib, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sabar ada tiga tingkatan; sabar atas musibah, sabar dalam menjalani ketaatan, dan sabar dari kemaksiatan….” Sabar yang terakhir adalah sabar dengan tingkatan tertinggi. Pengertian Sabar Sabar secara bahasa berarti al habsu yaitu menahan diri. Sedangkan secara syar’i, sabar adalah menahan diri dalam tiga bentuk sabar: 1) Ketaatan kepada Allah, 2) Hal-hal yang diharamkan, 3) takdir Allah yang dirasa pahit (musibah). Tiga Macam Bentuk Sabar Sabar dalam Ketaatan Sabar dalam ketaatan kepada Allah yaitu seseorang bersabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah. Dan perlu diketahui bahwa ketaatan itu adalah berat dan menyulitkan bagi jiwa seseorang. Terkadang pula melakukan ketaatan itu berat bagi badan, merasa malas dan lelah (capek). Juga dalam melakukan ketaatan akan terasa berat bagi harta seperti dalam masalah zakat dan haji.  Intinya, namanya ketaatan itu terdapat rasa berat dalam jiwa dan badan sehingga butuh adanya kesabaran dan dipaksakan. Allah Ta’ala berfirman, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ “Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS. Ali Imron [3] : 200). Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin dalam Syarh Riyadhus Sholihin ketika menjelaskan ayat di atas, beliau rahimahullah mengatakan, ”(Dalam ayat ini) Allah Ta’ala memerintahkan orang-orang mukmin sesuai dengan konsekuensi dan besarnya keimanannya dengan 4 hal yaitu: shobiru, shoobiru, robithu, dan bertakwalah pada Allah. Shobiru berarti menahan diri dari maksiat. Shoobiruu berarti menahan diri dalam melakukan ketaatan. Roobithu adalah banyak melakukan kebaikan dan mengikutkannya lagi dengan kebaikan. Sedangkan takwa mencakup semua hal tadi.” Baca Juga: Proses Membuat Laporan Keuangan Pesantren Sabar dalam Menjauhi Maksiat Bentuk sabar kedua adalah sabar dalam menghadapi maksiat. Sabar dalam menjauhi maksiat adalah kemampuan untuk bersabar dan mempertahankan diri dari tindakan yang merugikan atau terlarang dalam agama. Ini memerlukan kesadaran dan kesabaran yang tinggi untuk menjauhi godaan dan tetap mempertahankan komitmen moral dan religius. Hal ini penting untuk membangun kebiasaan hidup yang baik dan memelihara kesucian jiwa serta keutuhan agama. Sabar dalam Menghadapi Takdir yang Pahit Sabar menghadapi takdir pahit merupakan hal yang sulit untuk menerima dan menghadapi takdir yang pahit dalam hidup. Namun, ada beberapa cara yang dapat membantu kita untuk mengatasi hal ini dan tetap bersabar: Sabar dalam menghadapi takdir yang pahit memang tidak mudah, namun dengan mempraktikkan cara-cara di atas, kita dapat memperkuat mental dan spiritual untuk menghadapinya. Ingin mengoptimalkan pengelolaan data di pondok pesantren? Gunakan sistem online dan otomatis. Coba kunjungi demonya di demo.epesantren.co.id

Pesantren Maju Berkawan Bukan Melawan Teknologi

Pesantren Maju Berkawan Bukan Melawan Teknologi

Di era yang sudah serba digital semua dapat dilakukan dengan hanya memandang pada satu layar pipih. Dalam ranah apapun sekalipun itu dunia pendidikan. dimana sudah banyak media online yang siap melayani masyarakat dengan berbagai kemudahan yang ada. Jika kita perhatikan berbagai platform mulai bermunculan, baik dalam bentuk aplikasi maupun berupa layanan web yang bisa diakses tanpa install terlebih dahulu. Kita tahu bahwa kemudahan akses informasi akan menguntungkan banyak orang. Apalagi jika informasi tersebut dapat memberikan keuntungan bagi pihak yang membutuhkan. Baru-baru ini muncul software yang akan mulai digunakan dan dinilai memudahkan pengelolaan suatu lembaga. Software tersebut adalah ePesantren, dimana mengusung platform web yang bisa diakses dimanapun dan kapanpun. Pada dasarnya pesantren adalah lembaga pendidikan yang tidak hanya berkecimpung dalam dunia pendidikan akal, tapi juga karakter secara menyeluruh. Sedangkan anak yang tinggal dan menempuh pendidikan pesantren disebut santri. Jika biasanya sebuah pondok pesantren dikenal dengan lembaga yang masih berbudaya tradisional. Maka kini pesantren dapat semakin maju dengan teknologi. Pesantren Maju Berkawan dengan Teknologi. Dimana santri tidak hanya dibekali dengan ilmu agama saja tapi juga apa yang harus dihadapi. Jadi alih-alih menghindari teknologi, pihak pesantren haruslah segera mencari solusi agar menghasilkan lulusan yang berkualitas. Layaknya lembaga pada umumnya, pesantren memiliki sistem administrasi yang sama. Dimana terdapat jajaran umum maupun staf pengelola. Mulai dari pimpinan tertinggi hingga pada para staf di bawahnya. Oleh sebab itu, pesantren membutuhkan kecanggihan teknologi agar sistem pengelolaan lebih mudah. Untuk selengkapnya, SEGERA hubungi kami di Website : epesantren.co.id 📲 WhatsApp : http://bit.ly/wa-ep 📞 Telp/SMS : 0812-3364-0003 🖥️ demo.epesantren.co.id Mari wujudkan bersama Pesantren Maju Berkawan dengan Teknologi #ePesantren #IndowebGroup #AplikasiPondokPesantren #SoftwarePondokPesantren #Pondok #Pesantren #PondokPesantren #PesantrenStory #Pesantrenku #Ponpes #AyoMondok #Santri #Santrikeren #SantriIndonesia #Santrihits #Santriwati #AlaSantri #Islam #Muslim #NU #NahdlatulUlama #Muhammadiyah #Ulama #Ustadz #Dakwah #Ngaji #Aswaja #Sholawat #Hijrah

Sholat Sendiri Kok Susah Khusyuk

Sholat Sendiri Kok Susah Khusyuk

Biasanya saat kita sholat kita lupa atau bingung sudah rakaat keberapa karena sulit berkonsentrasi dan tidak menikmatinya. Sholat Sendiri Kok Susah Khusyuk. Beberapa orang bahkan solat dengan terburu-buru, berharap dapat segera menyelesaikannya. Hal ini kerap terjadi apalagi disaat kita menjalankan sholat sendiri di rumah, Khusyuk serasa sangat sulit dilakukan, entah terpikirkan masalah pribadi, masalah percintaan maupun kerjaan yang menumpuk.Sholat Sendiri Kok Susah Khusyuk. Biasanya saat kita sholat kita lupa atau bingung sudah rakaat keberapa karena sulit berkonsentrasi dan tidak menikmatinya.Mungkin karena kita belum faham bacaan, makna, hikmah, keutamaan, syarat dan rukun sholat. ujung-ujung nya jadi “sukaaro” salat mabuk alias salat tanpa rasa, tanpa pemahaman, tanpa penghayatan, tanpa keyakinan, kosong, hampa, macam robot gedek..Tapi tau nggak jika kita sudah berusaha khusyuk tapi tetap saja sulit, berbahagialah. Itu artinya setan sedang mengganggu kita. sama halnya Seorang pencuri hanya akan memasuki rumah yang berisi barang berharga. Dengan kata lain ada sisi positif dari kita yang mungkin belum kita sadari Nah agar kita bisa lebih khusyuk alangkah baiknya kita tinggalkan sejenak masalah dunia, seperti halnya tugas menumpuk, agar tugas tidak menumpuk para pejuang administrasi bisa menggunakan aplikasi pendukung seperti aplikasi ePesantren yang fokus membantu administrasi keuangan di pesantren dengan sengmua fitur yang tersedia. Info Selengkapnya :– Instagram : Instagram.com/ePesantren– Fanpage : Facebook.com/ePesantren– Website : ePesantren.co.id bisa daftar dan coba demonya didemo.epesantren.co.id/registrasi #ePesantren#IndowebGroup#AplikasiPondokPesantren#SoftwarePondokPesantren#pesantrenstory#pesantrenproperty#pesantrenkilat#pesantrenku#pesantrendaqu#pesantrennurulhakimtembung#pesantrennurulhakim#PesantrenKilat3Hari#pesantrenindonesia#pesantrencahaya#pesantrenpersatuanislam#pesantrenpersis#PesantrenGratis#pesantrenramadhan#pesantrenkukeren#santri#santriwati#santrikeren#santriIndonesia#santrihits#santrigaul#santrikece

Dilema Berkumur saat Berwudhu Sunnah Tapi Takut Batal Puasa

Dilema Berkumur saat Berwudhu tapi Takut Batal Puasa

Bagi umat muslim puasa adalah kewajiban, banyak amalan dilakukan agar puasa tetap terjaga. Salah satunya menjaga puasa tidak batal dan berkualitas dengan tidak melakukan kegiatan yang mengurangi amalan puasa. Sedangkan hal yang dapat membatalkan puasa ada 9. Yaitu masuknya sesuatu ke dalam lubang tubuh secara sengaja, memasukkan benda ke suatu jalan(kemaluan dan dubur), muntah secara sengaja, bersenggama, haid dan menstruasi, nifas, murtad, dan gila. Lantas bagaimana hukum berkumur pada saat berwudhu di bulan puasa. Apakah termasuk membatalkan puasa? Menurut Ustad Zulkifli Harza berkumur tidaklah menjadi masalah. Menurut beliau, jika tidak tertelan dan dilakukan secara sengaja maka tidak membatalkan puasa. Tetapi akan membatalkan puasanya jika saat berkumur sengaja untuk menghilangkan rasa dahaga saat berpuasa. Atau ada air yang tertinggal seteguk kemudian sengaja di telan. Wallahu A’lam bishowab Source : tribunnews.com Ingin Mencoba Aplikasi Keuangan Pesantren? Coba demo GRATIS di demo.epesantren.co.id

Solusi Permasalahan Administrasi Pesantren

Solusi Permasalahan Administrasi Pesantren

Seringkali permasalahan di bagian administrasi pesantren tidak terselesaikan dan tetap menjadi masalah hingga saat ini. Contoh-contoh permasalahan yang terjadi di bagian administrasi pesantren. Permasalahan Administrasi Data yang diperlukan tidak ditemukan di catatan Seringkali data yang dicari tidak dapat ditemukan. Hal ini terjadi karena beberapa sebab, pertama adanya kesalahan input data. Kedua, kurangnya ketelitian saat mencari secara manual.  Pencatatan masih berantakan Masih banyak ditemukan data ganda, data tidak terekap, dan data yang pencatatannya terpisah di dua buku. Pencatatan yang masih belum rapi dan terstruktur juga akan mempengaruhi pengelolaan data laporan. Pencatatan antar bagian atau divisi tidak dapat terhubung Pasti tiap pesantren memiliki penanggung jawab sendiri dalam tiap bagian, seperti siapa pemegang keuangan, pengelolaan data kesantrian, kepegawaian, dan bagian lainnya. Penggunaan pencatatan manual tentu membuat data tiap bagian tidak bisa sinkron antar bagian. Sehingga menyulitkan pengecekan tiap bagian yang memang perlu berhubungan.  Semisal, bagian yang merekap presensi kepegawaian dan pembayaran tidak sama. Pembayaran berhubungan dengan bagian keuangan dan pencatatan presensi berhubungan dengan admin lainnya. Agar bisa memperoleh data presensi, pihak keuangan harus meminta data ke admin yang mengolah presensi. Hal ini akan membuat waktu karena pihak keuangan perlu menunggu. Baca Juga: Keuangan Pesantren Digital Permudah Tugas Bendahara Pesantren Sulit melakukan monitoring, laporan, dan evaluasi Apabila data administrasi tidak terdata dengan baik, maka proses selanjutnya pun data-data tersebut akan sulit untuk diproses. Seperti sulit membuat laporan, sulit untuk melakukan monitoring mingguan atau bulanan, dan sulit untuk mengevaluasi hasil kerja atau hasil program kegiatan. Data tidak terarsip dengan baik Data yang tidak terarsip dengan baik akan sulit ditemukan di kemudian hari bila pihak pesantren membutuhkan. Bahkan bisa jadi hilang. Proses pengarsipan data diperlukan ketelatenan dan ketelitian. Diperlukan sebuah kode-kode khusus untuk menyimpan data sesuai dengan jenis datanya.  Solusi Permasalahan Administrasi Pesantren Bila Anda sering mengalami masalah-masalah administrasi seperti di atas, maka Anda membutuhkan bantuan sistem yang dapat mengatasi pengelolaan administrasi secara otomatis. Solusi Permasalahan Administrasi Pesantren ini adalah sistem manajemen pesantren. Sistem manajemen pesantren merupakan sistem berbasis website yang akan memudahkan kerja administrator mulai dari pendataan santri & pegawai, pencatatan tahfidz, pengelolaan keuangan, presensi santri & pegawai, dan pengelolaan lainnya dapat dilakukan dengan sistem ini. Sistem Manajemen Pesantren akan memudahkan Anda mencari data presensi, data siswa, dan data keuangan karena memiliki fitur pencarian dan juga data akan lebih aman karena menggunakan penyimpanan cloud. Bila Anda membutuhkan data fisik maka cukup mencetaknya saja. Keuntungan Menggunakan Sistem Manajemen Pesantren Dengan menggunakan sistem ini, Anda akan memperoleh kemudahan-kemudahan. Seperti 1) Akses sistem secara online, tidak perlu instal di komputer/laptop 2) Menghemat kertas, karena tidak memerlukan banyak kertas. Setiap bagian dapat melihat data bila memiliki akses ke aplikasi 3) Pendataan akan terekam secara digital jadi tidak khawatir akan kehilangan data. 4) Aman untuk digunakan karena ada sistem backup otomatis tiap malamnya dan tetap privat karena user dapat mengatur siapa saja yang dapat membuka sistem ini dan bagian apa yang bisa dibuka. Tertarik dengan sistem manajemen pesantren?  Coba demo gratisnya di demo.epesantren.co.id

Amalan Pemerlancar Rezeki

Amalan Pemerlancar Rezeki

Pada dasarnya setiap makhluk hidup di dunia ini sudah memiliki takaran rezeki nya masing masing, rezeki yang pastinya adalah yang sebaik-baiknya dan tepat Jangan khawatir bila rezeki kalian belum datang-datang, karena sejatinya rezeki tersebut tidak akan pernah tertukar. Berbicara tentang ini, rezeki sejatinya dapat dari datang dari berbagai pintu. Entah itu berasal dari kerja, anak, suami dan lain -lain. Tak perlu khawatir bila kalian akan merasa kekurangan rezeki. Berikut adalah beberapa amalan pemerlancar rezeki kalian: Amalan Pemerlancar Rezeki Berusaha atau berikhtiar Apapun dapat dicapai bila kalian berusaha semampu kalian, tidak ada gunanya jika kalian meminta kepada Allah SWT bila kalian sendiri tidak berusaha. Berusahalah semampu kalian dan apabila sudah tidak mungkin lagi, barulah kalian berserah diri pada Allah SWT. Taubat dan perbanyaklah beristigfar Karena mungkin saja rezeki kalian terhambat karena kalian memiliki banyak dosa, namun meski begitu hendaklah kalian meminta ampunan Allah SWT. Karena sejatinya Allah SWT maha pengampun dan penyayang. Beristighfar juga akan membuka lebar pintu rezeki kalian karena Allah SWT memberikan rezeki pada mereka yang bertaqwa. Meninggalkan perbuatan yang menyebabkan dosa Meninggalkan perbuatan yang berdosa selain membuat hati kalian menjadi tenang dan damai juga dapat memperlancar rezeki. Karena Allah SWT telah menjanjikan kepada hambanya yang meninggalkan perbuatan dosa rezeki yang berkah. Menunaikan ibadah kepada Allah SWT Sebanyak dan sesibuk apapun kalian dalam melakukan pekerjaaan, jangan pernah lupa beribadah kepada Allah SWT. Karena dengan melakukan ibadah secara rutin, Allah akan menjamin rezeki kalian dan membuat kesibukan kalian menjadi berkah. Lagipula hal ini juga merupakan kewajiban kita dan tidak boleh ditinggalkan. Selalu bersyukur Sebagai manusia biasa banyak dari kita yang terus merasa kurang atas rezeki yang telah diberikan Allah SWT. Semakin kita merasa kurang, maka rezeki yang didapatkan akan terasa semakin sedikit. Bersyukur tidak hanya membuat seberapapun rezeki yang didapatkan terasa cukup, tetapi juga mampu membukakan pintu rezeki menjadi lebih lebar sehingga banyak kemudahan yang akan datang menghampiri. Bersedekah Amalan terakhir yang tidak boleh dilewatkan untuk membuka rezeki adalah bersedekah. Rezeki yang kita dapatkan bukan sepenuhnya milik kita, melainkan ada sebagian lagi yang menjadi hak dari orang lain, termasuk fakir miskin, anak yatim, dan lain sebagainya.Sebanyak apapun kita bersedekah, Allah SWT telah menjamin bahwa harta kita tidak akan habis karena Allah akan menggantinya dengan rezeki yang lebih banyak. Bersedekah tidak harus dalam nominal yang besar karena yang lebih penting adalah ikhlas dan istiqomah. Hal-hal diatas dapat kalian coba dan semoga bermanfaat bagi kalian. Ingin Mencoba Aplikasi Keuangan Pesantren? Coba demo GRATIS di demo.epesantren.co.id

Hati-Hati dengan Perkara Hutang Piutang

Hati-Hati dengan Perkara Hutang Piutang

Dalam kehidupan tentunya tidak semua orang memiliki hidup yang enak, dan berkecukupan apalagi perihal ekonomi. Ada beberapa orang yang memang kurang beruntung perihal materi. Bagi sosok mereka yang kurang beruntung dalam kehidupan materi seringkali mereka terlibat dalam permasalahan hutang piutang. Tidak dapat dipungkiri menurut mereka dengan berhutang maka mereka telah mengambil jalan pintas yang benar untuk menyelesaikan masalah mereka.  Akan tetapi pada fakta yang ada banyak sekali orang yang malah terjerumus ke masalah yang lebih besar karena hutang piutang. Seperti pada kasus yang sering dijumpai banyak pertemanan atau persaudaraan yang hancur karena masalah hutang piutang, bahkan ada juga orang yang dipidanakan karena tidak dapat melunasi hutangnya.  Jika dari segi pandangan umum banyak sekali konsekuensi dari hutang piutang lantas bagaimana hukum hutang piutang dari segi agama ? Dari segi agama islam sendiri hutang piutang hukumnya mubah atau diperbolehkan. Bahkan islam juga menganjurkan untuk memberi hutang kepada yang membutuhkan, namun orang yang berhutang juga harus memiliki adab ketika berhutang.  Baca Juga: Bagaimana Hukum Membawa Aplikasi Al-Qur’an di Toilet? Apabila keadaan mengharuskan kita untuk berhutang maka adab yang wajib kita tanamkan pada diri kita adalah memiliki niat untuk membayar, membuat transaksi yang tertulis, serta segera melunasi hutang apabila sudah mampu membayarnya. Serta hindari juga hutang piutang yang mengandung riba karena kita akan merasa terlilit jika terlibat dengan riba. Lantas jika bahaya hutang dari segi umum dapat menghancurkan pertemanan atau persaudaraan dan dapat dipidanakan apa bahaya berhutang piutang dalam segi agama ? Hutang adalah Suatu yang Memberatkan Hidup di Dunia dan Akhirat Ibnul Qayyim dalam Al Fawa’id (hal. 57, Darul Aqidah) mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta perlindungan kepada Allah dari berbuat dosa dan banyak hutang karena banyak dosa akan mendatangkan kerugian di akhirat, sedangkan banyak utang akan mendatangkan kerugian di dunia.” Dosa Hutang Tidak Terampuni Walau Mati Syahid Hutang yang tidak dibayar adalah dosa. Sekalipun mati syahid, dosa hutang masih belum terampuni. Mungkin karena hutang erat kaitannya dengan hak harta orang lain. Sama seperti kita mengambil harta orang lain sedangkan kita tidak mengembalikannya. Disebutkan mengenai hal tersebut dalam hadits berikut, “Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang.” (HR. Muslim) Rasulullah SAW sampai meminta kepada Allah untuk dijauhkan dari hutang. Hal ini menunjukkan bahwa hutang memang memberatkan manusia dan akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat. Untuk itu, berdoa dan berikhtiarlah agar kita diajuhi dari hutang dan dari ketidakmampuan kita membayar hutang. Seperti yang kita ketahui bahwa hutang piutang sangat berbahaya apabila kita tidak dapat melunasinya maka dari itu kita semua perlu berhati-hati dalam permasalahan tersebut. Janganlah berhutang untuk hal-hal yang tidak penting. Ingin Mencoba Aplikasi Keuangan Pesantren? Coba demo GRATIS di demo.epesantren.co.id