fbpx

Hati – Hati Dengan Pekara Hutang Piutang

shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
Hati - Hati Dengan Pekara Hutang Piutang

Hutang atau Al-Qardh, dalam islam secara etimologi berarti memotong yang sedangkan dalam memiliki makna memberikan harta dengan dasar kasih sayang kepada siapa saja yang membutuhkan dan akan dimanfaatkan dengan benar dan pada suatu saat nanti harta tersebut akan dikembalikan lagi kepada orang yang memberikannya.
Hukum hutang piutang dalam Islam adalah Mubah. Alloh berfirman

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (Q. S. Al-Baqarah ayat 245).

Hutang merupakan sesuatu yang sensitif. Meski Islam memperbolehkan untuk berhutang, itupun berhutang dianjurkan hanya pada keadaan yang benar-benar sangat terdesak saja. Kebiasaan berhutang, meski tidak dalam keadaan darurat, justru akan memberikan dampak buruk terutama jika hutang tersebut tidak sempat untuk dilunasi karena yang berhutang lebih dulu meninggal dunia.

Tidak salah lagi jika seseorang yang berhutang sering kali mengalami stres memikirkan hutangnya. Kesulitan untuk tidur, pikiran tidak fokus, bahkan sampai tidak nafsu makan. Kebiasaan berhutang justru dapat merusak akhlak seseorang karena berhutang bukan termasuk dalam hobi yang baik, layaknya kebiasaan berbohong. Dosa orang berhutang tidak terampuni sekalipun mati syahid. Nabi Muhammad SAW bersabda

“Semua dosa orang yang mati syahid Akan diampuni (oleh Allah), kecuali hutangnya.” (H. R. Muslim).

Jika memang sangat amat terpaksa untuk berhutang, maka itu lebih baik dilakukan daripada berbuat maksiat semacam mencuri. Tapi harus diingat, tujuan berhutang adalah murni untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan cara yang baik pula. Serta, di dalam hati sudah berniat untuk sesegera mungkin melunasi hutang tersebut agar tidak menjadi penghalang di akhirat nanti.

Sumber: www.dalamislam.com

Tim CS kami ada di sini siap untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!