fbpx

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape

PONOROGO, KOMPAS.com – Sebanyak 850 penghuni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) 2, Ponorogo, telah menjalani rapid test setelah temuan 12 santri yang dinyatakan positif Covid-19. Hasilnya, 60 orang dinyatakan reaktif dan menjalani tes swab.

β€œKami sudah melakukan rapid test di Kampus Gontor 2 sebanyak 850 orang santri dan guru. Hasilnya ada 60 orang yang reaktif,” ujar juru bicara Satgas Covid-19 Pondok Gontor M Adib Fuadi Nuriz lewat aplikasi pesan instan WhatsApp, Senin (13/7/2020).

Menurut Adib, 51 dari 60 orang yang dinyatakan reaktif telah menjalani tes swab. Sementara sisanya menunggu jadwal tes swab dari pemerintah. Adib mengatakan, PMDG belum menerima hasil tes swab dari 51 orang yang dinyatakan reaktif itu. Puluhan penghuni yang dinyatakan reaktif tersebut diisolasi di Wisma Darussalam yang berada di dalam kompleks pondok pesantren.

Wisma Darussalam merupakan penginapan milik PMDG serupa hotel yang dilengkapi dengan fasilitas kamar, ruang pertemuan, dan kantor. Satgas Covid-19 Pondok Gontor menerapkan protokol kesehatan ketat selama mengisolasi 60 orang tersebut.

Tenaga medis, obat-obatan, dan makanan juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan puluhan penghuni itu. Menurut Adib, terdapat 65 kamar di Wisma Darussalam. Namun, pihak PMDG akan mengubah aula dan ruang pertemuan menjadi kamar isolasi jika kebutuhan bertambah. PMDG juga akan menggunakan wisma lain jika santri yang diisolasi bertambah.

Saat ditanya tentang rapid test di PMDG 1, Mlarak, Adib menjelaskan, hal itu belum dilakukan karena tak ditemukan kasus Covid-19 di sana. Meski begitu, PMDG 1 memperketat penerapan protokol kesehatan dan memberikan asupan gizi bagi guru dan santri.

Kontrol kesehatan rutin juga diberikan kepada penghuni pondok. Baca juga: Kepala Dinas P5A Surabaya Meninggal, Sempat Dinyatakan Positif Covid-19 Adib menjelaskan, PMDG akan mengambil langkah penanggulangan secara profesional jika jumlah santri yang terpapar Covid-19 semakin banyak. Saat ini, PMDG bersama pemerintah terus berupaya memperkecil risiko dan memutus mata rantai penularannya.

source : kompas.com
Penulis : Kontributor Solo, Muhlis Al Alawi

Tim CS kami ada di sini siap untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!